1. HOME
  2. FINANCE
FASHION

3 Tips Endorse Artis Agar Dagangan Laris Manis

Sistem endorse dinilai paling efektif dan tak sedikit artis menjadi incaran para online shop.

By Dian Rosalina 12 Mei 2016 16:20
Jesicca Iskandar, selebriti yang terima jasa endorse (Instagram)

Money.id - Banyak cara ditempuh untuk mengingatkan konsumen pada produk yang dijual alias brand awareness. Salah satu caranya mengiklan di media sosial, dengan sistem endorse

Sistem tersebut dinilai paling efektif dan tak sedikit artis menjadi incaran para online shop, agar mau memasarkan produk mereka. Namun biaya endorse selebriti atau selebgram tergantung dari produk yang ditawarkan dan tingkat kepopuleran para endorser

Oleh karena itu, jangan asal memilih selebriti atau selebgram bila ingin melakukan sistem endorse. Simak tips berikut ini:

Pilah Pilih Endorse
Jangan tergiur dengan biaya murah untuk sekali endorse. Sebisa mungkin pilih artis yang memang sudah biasa menerima jasa endorse, karena mereka akan lebih mudah diajak kerja sama, mengerti sistem endorse, sehingga tak terlalu banyak bernegosiasi harga. 

Oleh karena itu, pastikan Anda mengetahui latarbelakang artis yang akan membantu 'menjual' barang atau produk Anda. Hal itu penting dilakukan agar tawaran endorse tidak ditolak, karena si artis merasa barangnya tak menunjukkan kepribadian mereka.

Hal tersebut juga erat kaitannya dengan target pasar yang Anda sasar. Jadi Anda harus jeli dengan melihat bagaimana cara artis membawa diri dan dari kalangan mana yang menyukainya.

Tak Malas Lakukan Promosi
Agar lebih menarik, pilihlah artis yang bisa menghasilkan foto menarik dan artistik yang bisa meningkatkan nilai produk Anda. Sebaiknya seleb tersebut tidak malas dalam memberikan ulasan yang menunjukkan bahwa dia benar-benar tertarik dengan produk Anda.

Interaksi Follower
Sebelum Anda meminta artis tersebut menjadi endorser, ada baiknya bila memperhatikan interaksi sang artis dengan follower-nya. Banyaknya jumlah follower belum tentu, mereka adalah pengikut aktif atau malah bisa jadi, mereka adalah haters

Bila sebagian besar follower-nya adalah haters, maka usaha promosi produk Anda malah jadi gagal. Jadi teliti dulu melihat interaksinya agar tidak salah langkah. (els)

 

Baca Juga

(dr/dr)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Finance Section