1. HOME
  2. FINANCE
HARGA EMAS

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun

Beberapa hari lalu emas Antam sempat naik signifikan, kenaikan mencapai Rp9.000 per gram, namun hari ini turun kembali.

By Rohimat Nurbaya 29 Januari 2016 12:31
Emas Batangan (Wallpaperis.com)

Money.id - Harga emas batangan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) turun Rp3.000 per gram pada akhir pekan ini, Jumat 29 Januari 2016. Logam mulia Antam dipatok Rp550 ribu per gram.

Dikutip dari logammulia.com, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam turun Rp3.000 menjadi Rp494 ribu per gram. Harga pembelian kembali ini artinya jika Anda menjual emas yang dimiliki, Antam akan membelinya di harga Rp494 ribu per gram.

Antam menjual emas dengan ukuran terkecil 1 gram hingga ukuran terbesar 500 gram. Logam mulia Antam 500 gram dipatok dengan harga Rp255.300.000 per batang atau Rp510.600 per gram.

Selin itu Antam menyediakan emas batangan dengan corak batik dengan ukuran 10 gram dan 20 gram.

Harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp5.610.000 per batang atau Rp561.000 per gram. Sedangkan untuk ukuran 20 gram dipatok Rp10.825.000 per batang atau Rp541.250 per gram.

Emas dunia

Sementara itu dikutip dari theweek.co.uk, harga emas dunia sempat terdorong naik setelah kemarin The Fed (bank sentral Amerika) membatalkan menaikkan suku bunga.

Harga spot logam mulia, atau yang dijual hari ini melonjak ke angka US$1.127 per ounce (28 gram), hal itu akibat banyaknya permintaan terhadap logam mulia sehingga dengan cepat harga emas dunia merangkak naik dari angka US$1,118.

Fenomena ini sangat identik dengan apa yang terjadi beberapa pekan lalu, tepatnya pada awal 2016. Ketika itu emas naik secara signifikan, namun dengan cepat langsung turun akibat banyak permintaan dari konsumen.

Kepala analis dari JP Morgan's mengatakan kenaikan suku bunga The Fed sangat berpengaruh pada ekonomi dunia, meski kemarin mereka tidak jadi menaikkan suku bunga, namun tetap harus waspada. (poy)

"The Fed ada dalam upaya meyakinkan pasar, namun perlu diingat kenaikan tarif akan berlangsung secara bertahap," ujarnya.

(rn/rn)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Finance Section