1. HOME
  2. FINANCE
TIPS KEUANGAN

Begini Gaya Generasi Milenium Urus Uang, Anda?

Ada tiga gaya generasi era 2000-an dalam mengelola uang. Termasuk gaya Andakah?

By Syahid 15 Oktober 2015 10:45
ilustrasi (www.viaproductions.co)

Money.id - Setiap generasi mempunyai cirinya tersendiri dalam urusan mengelola uang dan investasi. Namun, generasi milenium termasuk salah satu yang sulit diungkap.

Maklum, ribuan referensi bisa dipakai untuk menguak gaya investasi generasi era 2000 ini.

Bergudang studi gaya menyimpan uang dan investasi generasi milenium banyak dibuat. Begitu juga tumpukan survei yang bercampur dalam beragam kantong.

Namun yahoo.finance mencoba mencari benang merah dari gaya mengelola uang para generasi milenium ini. Berikut hasilnya:

1. Takut pada pasar keuangan

Sekitar seperempat dari generasi berusia sekitar 20 tahunan memilih produk investasi yang berisiko kecil, return rendah, dan cenderung bergaya konservatif dengan jangka waktu panjang.

Data GoldmanSach menyebut, hanya 18 persen generasi milenium yang percaya dengan pasar saham sebagai cara terbaik menyambut masa depan. Sementara 45 persen sangat skeptis dan memiliki investasi berisiko kecil.

Namun data Transmerica tahun 2015 sedikit membawa kabar baik. Sebanyak 67 persen generasi milenium telah memiliki dana pensiun. Namun lebih kecil dibandingkan generasi berusia 30-40 yang mempunyai porsi 76 persen.

2. Belum berpikir soal pensiun

Meski sudah ada yang berpikir menyiapkan anggaran pensiun, justru 53 persen generasi milenium yang sama sekali belum berpikir hal itu.

3. Generasi milenium belum yakin dengan pasar modal

Memang sudah 55 persen generasi 2000 yang menyiapkan dana pensiun. Dan 59 persen diantaranya yakin investasi saham adalah pilihan terbaik.

Namun hampir 30 persen dari generasi milenium hanya mengalokasikan kurang dari 25 persen untuk investasi saham dan produk mutual funds. Umumnya generasi ini belum paham benar produk investasi yang mereka beli.

Melihat fakta di atas dan kondisi pasar saham yang tengah mengalami bullish, banyak generasi milenium yang sudah terjun ke pasar saham cenderung belum mendapatkan untung besar. Generasi berumur 20-30 tahun ini tentunya membutuhkan bimbingan.

Terlebih lagi, usia hidup generasi milenium umumnya lebih pendek dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. (ita)

 Anda suka informasi ini? Klik Like ini

 

(s/s)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Finance Section