1. HOME
  2. FINANCE
STEVE JOBS

Booming Belanja Online Sudah Diprediksi Sejak 1996

Apa yang terjadi saat ini ternyata sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh mendiang pendiri Apple, Steve Jobs.

By Adhi 11 Oktober 2015 15:40
Ilustrasi (media.graytvinc.com/)

Money.id - Belanja online telah menjadi tren perilaku berinternet baru yang kian berkembang pesat, khususnya di segmen masyarakat urban.

Bagaimana tidak? Berbelanja online tak mengharuskan konsumennya bepergian menembus kemacetan, membuang-buang waktu, hemat tenaga, serta mudah. Maka tak ayal, jika kini bisnis toko online dan beragam bentuk varian bisnis e-commerce lainnya kian bertumbuh pesat di Indonesia.

Apa yang terjadi saat ini ternyata sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh Steve Jobs. Mendiang pendiri Apple sekaligus legenda industri teknologi itu memang dikenal memiliki pemikiran visioner.

Di dalam buku bertajuk "Steve Jobs: The Next Great Thing", disebutkan bahwa Jobs sudah memprediksi kesuksesan platform toko online yang kini lebih dikenal dengan sebutan e-commerce sejak tahun 1996.

Dalam sebuah wawancara dengan Wired di tahun 1996, Jobs mengatakan bahwa World Wide Web (WWW) memiliki fungsi utama untuk memasarkan produk. Patut diketahui, kala itu internet belum mendunia, bahkan eBay selaku situs jual beli online pertama dan terbesar pun belum memulai kiprahnya.

"Siapa yang Anda pikir akan menjadi penerima manfaat utama dari Web? Para penjual. Ini soal perdagangan. Orang-orang akan mengunjungi situs untuk membeli produk," ungkap Jobs kala itu seperti yang dikutip dari laman Wired, Minggu, 11 Oktober 2015.

Lebih lanjut Jobs mengatakan, "Web sangatlah demokratis, membuka peluang bagi banyak pihak. Di web, perusahaan kecil dapat menemukan peluang besar. Perusahaan besar menghabiskan ratusan juta dolar, web akan menghilangkan tradisi itu."

Jobs memang tepat dalam memprediksi kekuatan pemasaran online. Namun, ia sama sekali tidak memperhitungkan lini bisnis media sosial. Hal itu pula lah yang menyebabkan Apple gagal bersaing di lini bisnis media sosial.

Mereka sempat memiliki Ping, sebuah media sosial yang "gagal sebelum berkembang". Namun begitu, platform toko online Apple --Apple Store dan Apple App Store-- berhasil menuai kesuksesan.

(a/a)

Related

Komentar

Recommended

What Next

More From Finance Section