1. HOME
  2. INSPIRATORY
INSPIRATORY BISNIS

Mengintip Kekayaan Tiga Raja Sawit Indonesia

Tiga pengusaha ini masuk dalam daftar orang terkaya versi forbes. Harta mereka hingga triliunan rupiah.

By Rohimat Nurbaya 19 November 2015 19:11
Pengusa Sawit Indonesia (Foto: Forbes)

Money.id - Sawit merupakan komoditi paling dibutuhkan di dunia. Biasanya tanaman ini diolah menjadi minyak. Sawit juga merupakan paling banyak diekspor dari Indonesia ke luar negeri. Sehingga para pengusaha yang bermain di bidang ini kekayaannya berlimpah. Ada tiga raja sawit di Indonesia, siapa saja mereka?

1. Bachtiar Karim

Foto: Forbes

Bachtiar Karim dikenal sebagai pimpinan Musim Mas Group. Perusahaanya bergerak di bidang minyak sawit atau crude palm oil (CPO).

Dia mewarisi perusahan kelapa sawit itu dari ayahnya. Bachtiar mulai bergabung dengan perusahaan ayahnya sejak 1981.

Pada 2015, Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia, dia menduduki peringkat ke-12 dengan total kekayaan US$12 miliar atau setara Rp165 triliun.

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Foto: Forbes

Pengusaha ini merintis usahanya dari bawah. Lim memulai bisnis kelapa sawit pada 1996. Saat itu, Harita Grup membeli lahan seluas 17.500 hektar di Kalimantan Tengah dan mulai menanamkan sawit dua tahun kemudian.

Kemudian IOI Corp yang didirikan oleh miliarder Malaysia, Lee Shin Cheng, membeli 33 persen saham bisnis minyak sawit keluarga Lim pada 2007. Pada 2014 Forbes merilis kekayaan Lim sekitar US$800 juta atau setara Rp11 triliun.

3. Sukanto Tanoto

Foto: Forbes

Sukanto Tanoto memimpin perusahaan yang bernama PT Raja Garuda Mas berbasis di Singapura. Sektor utama bisnisnya adalah kertas dan kelapa sawit.

Dia berhasil membawa perusahaannya menjadi salah satu perusahaan pulp dan kertas di Asia yang masuk ke dalam Bursa Efek New York.

Hal tersebut merupakan pencapaian sangat luar biasa. Tidak banyak pengusaha mampu mengantar bisnis mereka ke bursa saham di Amerika Serikat.

Pada 2015, Forbes merilis kekayaan Sukanto sebesar US$1,8 miliar atau setara Rp24 triliun. (poy)

Suka Artikel Ini? KLIK LIKE

(rn/rn)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Inspiratory Section