1. HOME
  2. FINANCE
FINANCE

Cara Ajarkan Anak Kelola Uang dengan Bijaksana

Bahaya jika anak dibiasakan menjadi manja dan selalu dibelikan apapun yang mereka inginkan.

By Dwifantya Aquina 9 Maret 2016 10:03
Ilustrasi keuangan anak (Halo Money)

Money.id - Apakah saat ini Anda punya anak, adik, atau keponakan yang masih kecil? Jika iya, sudahkah Anda mengajarkan mereka prinsip keuangan sederhana seperti menabung? Atau jangan-jangan, mereka sudah dibiasakan menjadi manja dan selalu dibelikan apapun yang mereka inginkan?

Prinsip disiplin keuangan sebaiknya sudah diajarkan kepada anak-anak saat mereka masih kecil. Hal ini berguna agar saat mereka dewasa tidak menjadi boros dan sudah lebih ‘aware’ atas nilai uang. Jika mereka bisa mandiri secara finansial, tentu orangtua dan keluarganya akan lebih bangga.

Nah, prinsip keuangan sederhana apa saja yang bisa mudah diajarkan kepada anak-anak? Simak 5 prinsip berikut:

1. Prinsip menetapkan tujuan (goal setting)

Kamu dapat mengajarkan konsep goal setting kepada si anak dengan memintanya membuat semacam resolusi tahun baru sederhana atau resolusi tujuan setahun ke depan yang ingin dicapai, seperti ingin meraih peringkat pertama di kelas atau melengkapi koleksi mainannnya.

Diskusikan bersama si anak bagaimana agar ia bisa meraih tujuan tersebut, dan rumuskan bersama-bersama apa saja hal yang dapat dilakukannya untuk mencapai tujuannya (action plan).

(Baca juga: Rencanakan Tabungan Pendidikan Anak dengan 3 Strategi Ini!)

2. Prinsip imbal jasa

Kamu bisa membuat kesepakatan dengan si anak bahwa dia akan mendapatkan uang dari membantu pekerjaan rumah dan bonus apabila berhasil mendapatkan nilai ulangan di atas 90 berturut-turut. Ingatkan bahwa uang yang dikumpulkan bisa ditabung atau bahkan memulai usaha kecilnya langsung setelah terkumpul. Jadi, kamu bisa tekankan bahwa untuk mendapatkan uang yang benar diperlukan suatu usaha untuk memperolehnya.

3. Prinsip menabung

Ini merupakan prinsip keuangan sederhana yang benar-benar wajib ditanamkan sejak kecil. Wadah yang cocok digunakan oleh anak-anak ialah celengan. Ajarkan kepada anak kamu untuk menabung uang dan bonus yang ia peroleh dari kamu dan konsep perhitungannya secara sederhana. Kalau celengan sudah tidak cukup, kamu juga bisa mulai mengenalkan si anak kepada cara menabung di bank.

Jika kamu memberikannya Rp10 ribu setiap kali anak selesai membantu membereskan rumah dan ia membantu kamu sebanyak 5 kali dalam satu minggu, maka dia akan menabung sebesar Rp200 ribu dalam satu bulan. Kalau dia ingin memiliki mainan atau mengumpulkan modal sebanyak Rp1 juta, maka ia akan mendapatkannya dalam 5 bulan ke depan.

(Baca juga: Tipe Penghasilan Kamu Bukan Gaji Tetap? Simak Strategi Menabungnya!)

4. Prinsip jatuh dan bangun dari kegagalan

Kegagalan merupakan pelajaran positif yang diperlukan untuk merevisi action plan. Saat anak kamu, misalnya, mengalami kegagalan seperti gagal mendapatkan nilai bagus di sekolah, jangan berikan dia hukuman seperti memarahinya keras-keras atau bahkan menggunakan kekerasan fisik.

Diskusikan bersama baik-baik apa yang menjadi penyebab kegagalan dan cara agar untuk menghindarinya di masa depan.

(Baca juga: Gak Mau Gagal Berhemat Gara-gara Hobi Melihara Pets? Simak 7 Strategi Hematnya!)

5. Prinsip menghargai nilai uang

Kalau kamu memiliki bisnis sendiri, sekecil apapun skalanya, ajarkan kepada anak kamu cara menjalankan bisnis tersebut dengan sederhana. Kamu bisa bermain peran bersama dengan dia untuk lebih mudah mengenalkan sistem bisnis kamu dan melibatkannya sungguhan dalam berbisnis. Dengan melibatkannya dalam bisnis, kamu bisa mengajarkan padanya bahwa uang diperoleh dari berusaha sehingga tidak baik jika uang tersebut dihambur-hamburkan.

(Baca juga: Ingin Punya Bisnis Restoran Sendiri dengan Modal Minim? Simak Strateginya!)

Prinsip keuangan yang ditanamkan sejak dini akan membantu si anak mencapai kemandirian finansial yang berguna bagi si anak saat ia dewasa. Jangan mau kalah dengan anak Anda untuk menghargai uang. Seperti yang disebutkan sebelumnya, mengajarkan si anak dengan melibatkannya dalam bisnis secara langsung merupakan cara yang ampuh.

Kalau Anda belum memiliki bisnis meskipun sekedar bisnis kecil-kecilan, cobalah untuk memanfaatkan fasilitas KTA untuk memulainya. Bandingkan beberapa produk KTA yang tepat sesuai kebutuhan kamu di situs perbandingan produk keuangan HaloMoney.co.id.

 

(da/da)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Finance Section