1. HOME
  2. FINANCE
FINANCE

Kenapa Setelah Menikah Wajib Punya Tabungan Bersama?

Jangan sampai Anda dan pasangan bertengkar karena masalah keuangan.

By Dwifantya Aquina 8 Maret 2016 11:22
Ilustrasi pasangan yang baru menikah (Pixabay)

Money.id - Pasangan yang baru menikah kerap memiliki banyak pertanyaan terkait pengaturan keuangan mereka. Banyak yang kebingungan apakah sebaiknya mereka kini memiliki hanya satu akun tabungan bersama atau tetap terpisah. Atau, apakah justru kini harus memiliki akun tabungan yang lebih banyak lagi dan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan yang semakin bertambah.

Agar tak semakin bingung, simak beberapa tips dan alasan dari beberapa blogger keuangan yang dirangkum CekAja.com berikut ini.

Kenapa setelah menikah Anda wajib miliki tabungan bersama?

Ada Tanggung Jawab dan Prioritas

Kara, pemilik blog keuangan bernama The Frugal Feminista, tak sungkan membicarakan masalah keuangan dengan suaminya bahkan jauh-jauh hari sebelumnya mereka menikah.

“Saat kami melakukannya, kami semakin yakin akan bisa hidup bersama seumur hidup kami. Saya selalu mengharapkan pasangan yang bertanggung jawab dalam hal keuangan dan bisa membagi-bagi prioritas. Hal semacam ini sangat penting dibicarakan bahkan ketika Anda ingin serius dengan pasanganmu,” katanya. (Baca Juga: 5 Cara Atur Keuangan Setelah Menikah)

Jika Anda belum memulainya seperti Kara, jangan khawatir. Natalie, penulis blog Budget & the Bees, baru memulai pembicaraan soal keuangan saat bertunangan dengan pasangannya. Dari situlah terlihat ada perbedaan yang sangat besar pada cara mereka mengatur uang. Yang kemudian diperlukan adalah rasa saling perngertian satu salah lain.

“Pengertian ini datang setelah masing-masing bisa menyadari bahwa memang pandangan terbentuk dari cara kita dibesarkan sejak anak-anak,” ujar Natalie.

Dengan begitu, mereka pun bisa menemukan jalan untuk mencapai tujuan keuangan mereka.

Lebih Membangun Ikatan Emosional

Meski topik pembicaraannya mengenai akun tabungan, bukan berarti emosi tidak berperan dalam memengaruhi keputusan. Sebelum memutuskan, Anda bersama pasangan harus bisa saling memahami arti uang bagi mereka masing-masing secara personal seperti apa.

“Setiap orang memiliki karakter sendiri-sendiri dalam hal keuangan,” kata Kara.

Inilah yang membuat pembicaraan masalah keuangan menjadi sangat penting agar nantinya timbul kesepakatan yang lebih baik terkait pengelolaan keuangan keluarga. (Baca Juga: Persiapan Finansial Ketika Memiliki Anak Pertama)

Bagi Kara, yang terbaik untuknya bersama suami adalah dengan memiliki akun tabungan bersama yang dipotong dari pendapatan bulanan mereka. Mereka pun ‘patungan’ untuk membayar semua tagihan.

Selain itu, masing-masing bisa mengatur uang mereka sendiri untuk hal-hal yang bisa dilakukan untuk apa saja sesuai keinginan mereka sendiri. Cara lain bisa saja berlaku untuk pasangan lain.

Shannon, Perencana Keuangan dari blog Financially Blonde memiliki pendekatan lain. Menurutnya, akun tabungan bersama justru akan sangat baik untuk membangun ikatan emosional suami-istri.

“Pasangan dengan akun tabungan terpisah tidak akan memiliki hubungan emosional sebaik pasangan dengan akun tabungan bersama,” katanya.

Mudah Mencapai Tujuan Finansial

Dalam memutuskan jenis tabungan yang cocok untuk Anda dan pasangan, Anda tidak harus merasa perlu mencocokkan diri yang yang dilakukan pasangan lain. Setiap keluarga memiliki sistem yang paling tepat untuk mereka masing-masing.

Shannon dan suaminya mengembangkan sistem akun tabungan bersama untuk pembayaran tagihan, tabungan, serta investasi. (Baca juga: Istri Miliki Penghasilan Lebih Tinggi Dibanding Suami, So What?)

Bahkan, mereka menggunakan satu kartu kredit yang sama. Tujuannya, mereka lebih mudah dalam mencapai tujuan finansial mereka ketika memiliki satu akun seperti itu. Yang dilakukan Shannon belum tentu cocok untuk Anda, bisa saja Anda dan pasangan justru lebih mudah mengatur keuangan dalam akun tabungan yang terpisah.

Bisa Evaluasi Keuangan Bersama

Satu hal penting lain yang harus masuk dalam kegiatan rutin Anda saat sudah memutuskan sistem keuangan yang dirasa tepat adalah evaluasi. Bukan tidak mungkin Anda dan pasangan nantinya akan membutuhkan perubahan sistem untuk penyesuaian.

Mungkin saja sistem pengaturan uang yang sudah berjalan selama tujuh tahun akhirnya harus berubah karena satu dan lain hal.

Kuncinya bukan sekadar pada pilihan sistemnya saja tetapi juga pada cara Anda dan pasangan saing berkomunikasi dan berusaha untuk mencapai tujuan utama kehidupan finansial kalian.

(da/da)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Finance Section