1. HOME
  2. OTOTALK
GO-JEK

Puluhan Ribu Driver Go-Jek Berguru ke Rifat Sungkar

Mencakup berbagai metode safety riding yang relevan dengan kondisi nyata lalu lintas Ibu Kota.

By Adhi 24 November 2015 14:33
Rifat Sungkar (Adhi / Money.id)

Money.id - Bekerja sama dengan Rifat Driving Labs (RDL), GoJek kembali menggelar pelatihan safety riding bagi puluhan ribu driver. Guru mereka adalah atlet motorsport, Rifat Sungkar.

Pada pelatihan yang digelar di Lapangan Terbang Pelita, Pondok Cabe, Tangerang Selatan ini, CEO Go-Jek Nadiem Makarim menyebutkan bahwa sudah ada sekitar 28.585 pengendara Go-Jek yang turut serta. Jumlah tersebut sudah memenuhi 85% target peserta yang diharapkan terlibat.

Program pelatihan ini tidak hanya berdampak pada keamanan layanan bagi pengguna dan driver kami, tetapi juga bagi keamanan seluruh lalu lintas Indonesia. "Saya yakin sudah banyak nyawa terselamatkan berkat pelatihan RDL ini," ungkap Nadiem, Selasa 24 November 2015.

Pembalap nasional sekaligus pemilik RDL, Rifat Sungkar menjelaskan, program ini mencakup berbagai metode safety riding yang relevan dengan kondisi nyata lalu lintas Ibu Kota.

"Kami tidak terlalu teoritis, lebih pada praktek dan materinya disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Ini yang penting ya, apa yang disimulasikan di sini bakal mereka hadapi di jalan," jelas Rifat.

Rifat merinci, materi Street Smart Program yang didapat para pengemudi GoJek ini meliputi 3 tahap pelatihan. "Pertama mereka dapat teori dan ujian teori, lalu ada skill awareness dan commentary driving," kata Rifat.

Untuk sesi teori, ada berbagai ilmu pengetahuan terkait rambu dan etika pengemudi. Sementara untuk skill awareness diajarkan kemampuan dasar mengemudi aman di berbagai kondisi jalanan, mulai dari jalanan berkelok, memutar, jalanan rusak atau berpasir, dan masih banyak lagi.

"Sedangkan untuk commentary driving, posisi mengemudi dan yang paling vital ada masalah breaking, atau pengereman mendadak," sambungnya.(ita)

(a/a)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Ototalk Section