1. HOME
  2. NITELIFE
HALLOWEEN

Meraup Untung dari Bisnis `Hantu`

Sebuah bisnis rumah hantu bisa dimulai dengan modal sekitar Rp150 juta.

By Nur Chandra Laksana 31 Oktober 2015 08:02
Rumah Hantu Jakarta (Twitter)

Money.id - Membangun sebuah usaha, perlu tekad yang kuat, ide, modal, dan yang terpenting, kreativitas. Dengan kreativitas, kita dapat membangun suatu model bisnis yang sebelumnya tak terpikirkan.

Bahkan, dengan kreativitas, kita bisa meraup keuntungan dari bisnis 'hantu' loh. Hiihhh...Seram!

Eits, tunggu dulu. Hantu di sini bukan hantu sebenarnya, alias mahluk astral yang dibisniskan. Tapi, bisnis "hantu" di sini adalah bisnis rumah hantu.

Ya, wahana rumah hantu kerap kita temukan di festival-festival, pasar malam, atau bahkan di mall-mall. Bisnis ini memang bisa dibilang musiman. Menjamur di kala momen-momen tertentu seperti Halloween yang jatuh tiap tanggal 31 Oktober.

Menurut Pupo Haditia Agifta selaku CEO dari Rumah Hantu Jakarta, memulai bisnis wahana rumah hantu memerlukan modal yang relatif tidak terlalu besar. Ia menjelaskan, sebuah bisnis rumah hantu bisa dimulai dengan modal sekitar Rp150 juta.

"Biaya itu sudah mencakup keseluruhan, termasuk kostum, properti, dan peralatan make up. Untuk gaji para talent (pemeran hantu) kita presentasikan dari penjualan tiket," terang Pupo saat ditemui di Plaza Atrium Senen, Jakarta, Jumat 30 Oktober 2015.

Meski modal awal yang harus disiapkan lumayan besar, namun jangan salah. Sebab, Pupo mengungkapkan, omzet per hari yang bisa di dapatkan dari wahana ini bisa sampai puluhan juta per hari.

"Untungnya lumayan besar, sesuai dengan modal. rata-rata di atas Rp10 juta per hari. Ya, rata-rata belasan juta, Rp12-15 juta. Kalau event besar bisa tembus Rp20 juta," papar Pupo.

Keuntungan tersebut nantinya akan dibagi hasil dengan pihak penyedia tempat. Bila diselenggarakan di sebuah mal, maka pengelola mal akan mendapatkan presentase. "Rahasia tapi, beda-beda tiap tempat soalnya," katanya.

Pupo menilai bisnis rumah hantu sangat cocok dengan karakter masyarakat Indonesia yang menggemari hal-hal mistis. "Lucu memang ya, ternyata banyak orang yang mau bayar buat ditakut-takuti," tutup Pupo.

Pupo memberi tips, bagi Anda yang berminat "bermain" di bisnis ini, Anda harus memperdalam pengetahuan tentang dunia hantu. Bukan berarti Anda harus ahlis mistis, tetapi pengetahuan ini bisa menjadi ide segar dan unik untuk menarik banyak pengunjung. (dhi)

(a/ncl)

Related

Komentar

Recommended

What Next

More From Nitelife Section