1. HOME
  2. NEWS

Harga Pangan di Bulan Puasa Dijamin Stabil, Ini Daftarnya

Rapat Koordinasi Pangan lintas Kementerian menyepakati target harga untuk 4 (empat) komoditas strategis.

By Adhi 6 Juni 2016 08:07
Pasar Tradisionla (merdeka.com)

Money.id - Untuk mengantisipasi ketersediaan dan gejolak harga pangan menjelang puasa dan lebaran 2016, para instansi terkait, yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan. serta Kementerian BUMN telah mengadakan Rapat Koordinasi Pangan Nasional di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan pangan khususnya komoditas yang harganya sedang bergejolak, yakni beras, daging sapi, bawang merah dan gula di bulan Puasa dan Lebaran Tahun 2016. Upaya dalam memenuhi pasokan komoditas tersebut akan dimobilisasi dari hasil produksi dalam negeri dan melalui impor untuk menekan harga di pasar.

Sedangkan Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, pada kesempatan yang sama menyampaikan ajakannya agar para pelaku usaha bersinergi dengan Pemerintah untuk menjaga harga yang wajar. Hal ini dilakukan untuk menghindari spekulasi yang berlebihan dan bisa merugikan masyarakat.

Menteri Negara BUMN, Rini Soemarno menyampaikan bahwa Pemerintah ingin menjaga petani supaya menerima pendapatan yang cukup dan pada saat yang sama konsumen mendapatkan harga yang memadai terutama menjelang puasa dan lebaran tahun 2016.

Rapat Koordinasi Pangan lintas Kementerian ini menyepakati target harga untuk 4 (empat) komoditas strategis, sebagai berikut:

- Bawang merah, tingkat petani Rp15.000/ kg (konde kering) dan di tingkat konsumen Rp25.500 /kg
- Beras medium harga di tingkat petani (HPP) Rp7.300 /kg; dan di tingkat konsumen Rp9.500 /kg. Pemerintah melalui Bulog akan memasok beras ke pasar sejumlah 400.000 ton sampai dengan Hari Raya Idul Fitri.
- Gula Pasir di tingkat petani (HPP) Rp9.100 /kg dan di tingkat konsumen Rp12.500 /kg
- Daging sapi, sesuai arahan Presiden RI, Pemerintah menargetkan harga daging sapi yakni Rp 80.000/kg. Untuk memenuhi kekurangan pasok daging sapi selama puasa dan lebaran, pemerintah menambah pasok dengan menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor 10.000 ton, PT Berdikari mengimpor 5.000 ton serta PD Dharmajaya mengimpor 500 ton.

"Kami ingin merubah struktur pasar baru, rantai pasok pangan diperpendek. Petani tidak perlu khawatir, Bulog siap serap. Petani untung, petani tersenyum, dan ada ruang untuk pedagang," tandas Mentan Amran seperti dikutip dari laman resmi Pertanian.go.id. 

Baca juga:

(a/a)

Komentar

Recommended

What Next

More From News Section