1. HOME
  2. NEWS
TIPS MOBIL

Catat! Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Oli Mobil Matik

Bila buku manual mencantumkan spesifikasi rekomendasi, ikuti dengan baik. Apapun merek olinya, cari yang pas dengan mesin.

By Rohimat Nurbaya 24 Oktober 2016 15:04
Ilustrasi Oli Mobil (Nissan.co.id)

Money.id - Memilih oli untuk mobil matik tidak boleh sembarangan. Jika salah memilih oli, akibatnya seluruh komponen mesin bisa macet. Ada beberapa yang harus diperhatikan ketika memilih oli untuk mobil matik.

Dikutip dari laman Nissan.co.id, hal pertama harus diperhatikan adalah lihat spesifikasi kendaraan dan teknologi mesin yang digunakan. Selama spesifikasinya pas dengan apa yang tertera pada buku manual mobil, bebas memilih merek oli.

Namun, bila buku manual mencantumkan spesifikasi rekomendasi, ikuti dengan baik. Apapun merek olinya, cari yang pas dengan mesin. Oli mineral relatif lebih murah dari oli sintetis dan biasanya digunakan untuk mobil lama produksi di bawah tahun 2001.

Sementara oli sintetis disarankan untuk mesin bertekologi terbaru (turbo, DOHC seperti Nissan Navara, dan lainnya) yang membutuhkan pelumasan lebih baik dan mencegah gesekan antar logam yang bisa mengakibatkan kerusakan mesin.

Selain itu, oli sintetis biasanya memiliki nilai SAE (tingkat kekentalan) yang rendah dan lebih stabil pada temperatur tinggi.

Jika membeli produk oli perhatikan API Service Oil yang tertera di kode kemasan. Di antaranya seperti API SJ, API SL, API SL, API SM, dan API SN. Kode S (Spark) berarti ini pelumas mesin untuk bensin sedangkan kode huruf kedua menunjukkan nilai kualitas oli.

Jika kode kedua ini semakin mendekati huruf Z, maka semakin baik mutunya dalam melapisi komponen sesuai dengan kebutuhan mesin modern.

Beberapa kode tersebut memiliki kapasitas masing-masing untuk jenis mobil tertentu. Misalnya SM disarankan untuk mobil berteknologi baru yang membutuhkan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik, SL untuk mobil berteknologi, namun keluaran tahun 2004 dan SJ untuk mobil keluaran tahun 2001 ke bawah.

Tingkat kekentalan oli dituliskan dengan kode SAE. Bila dituliskan SAE 20W-50, berarti tingkat kekentalan mesin normal atau dingin adalah 20 dan saat suhu panas adalah 50. (poy)

(rn/rn)

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From News Section