1. HOME
    2. INSPIRATORY
KISAH INSPIRATIF

Deretan Orang Terkaya di Bidang Teknologi

Hampir 25 persen dari 50 orang terkaya di dunia memperoleh kekayaan perusahaan teknologi.

By Rohimat Nurbaya 7 Februari 2016 16:34
Founder Google Larry Page (Forbes)

Money.id - Hampir 25 persen dari 50 orang terkaya di dunia memperoleh kekayaan perusahaan teknologi. Sebanyak 13 miliarder di bidang teknologi memiliki kekayaan bersih sekitar US$450 miliar atau setara Rp6.126 triliun.

Jumlah tersebut termasuk pendiri Microsoft Bill Gates, orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$87,4 miliar atau setara Rp1,189 triliun dan pendiri Amazon, Jeff Bezos, CEO teknologi terkaya di dunia dengan kekayaan US$ 56,6 miliar atau setara Rp770 triliun.

Selain dua orang di atas, berikut adalah 13 orang terkaya di dunia di bidang teknologi menurut versi Business Insider dan perusahaan riset miliarder, Wealth-X.

13. Jun Lei

Kekayaan bersih bos Xiaomi ini mencapai US$14,4 miliar. Dan Xiaomi sendiri menjadi vendor smartphone terbesar keempat di dunia, dan terbesar di Tiongkok, dalam waktu hanya tiga tahun. Lei memulai kariernya di teknologi setelah kuliah dan bergabung Kingsoft, sebuah perusahaan perangkat lunak Tiongkok mirip dengan Microsoft.

Di sini dia awalnya bekerja sebagai programmer. Setelah sukses berkarier di Kingsoft, dia mengundurkan diri pada 2007. Pada 2010, Lei mendirikan Xiaomi bersama mantan eksekutif Google Tiongkok.

Xiaomi, sering disebut sebagai 'Apple dari Tiongkok', dan sekarang menjadi perusahaan teknologi kedua paling berharga di dunia, dengan valuasi mencapai US$ 46 miliar.

12. Azim Premji

Pada 1966, Azim Premji yang saat itu masih berusia 21 tahun memutuskan berhenti kuliah dari Stanford setelah kematian ayahnya. Dia kemudian mengambil kemudi perusahaan ayahnya, Western India Vegetable Products, yang kemudian berganti nama menjadi Wipro.

Di bawah kepemimpinan Premji, perusahaan melakukan diversifikasi usaha, termasuk teknologi informasi. Sekarang Wipro menjadi raksasa IT terbesar ketiga di India dengan pendapatan tahun fiskal terakhir mencapai US$7,6 miliar. Kekayaan bersih Premji sendiri mencapai US$16,5 miliar.

11. Ma Huateng

Kekayaan bersih bos Tencent Holdings ini mencapai US$17,1 miliar. Ma Huateng merintis portal internet terbesar di Tiongkok, Tencent Holdings, pada 1998. Saat itu usianya 26 tahun.

Usahanya berkembang hingga ke platform pesan instan QQ dan WeChat yang memiliki 600 juta pengguna. Tahun lalu Ma membeli pembuat game untuk perangkat bergerak Glu Mobile senilai US$126 juta.

10. Paul Allen

Bersama rekan Bill Gates, Paul Allen juga memperoleh kekayaan dari Microsoft. Kekayaan bersih Allen saat ini mencapai US$18,3 miliar. Meskipun telah meninggalkan Microsoft sebelum go public pada 1986, Allen tetap menjadi anggota dewan direktur sampai 2000. Saat ini, ia memegang kurang dari 5 persen saham Microsoft.

Allen kemudian mendirikan Vulcan, perusahaan kendaraan pribadi, tak lama setelah meninggalkan Microsoft. Dengan sumbangan amal yang mencapai lebih dari US$ 2 miliar, Allen dianggap sebagai salah satu orang paling dermawan di dunia.

9. Michael Dell

Saat masih mahasiswa di University of Texas di Austin pada 1984, Michael Dell memulai sebuah perusahaan bernama PC Ltd, pendahulu Dell Inc, dengan modal awal US$1.000. Dell segera putus kuliah untuk membangun perusahaan komputer dan akhirnya menjadi pimpinan dari salah satu perusahaan yang paling cepat berkembang di AS, dengan penjualan mencapai US$ 6 juta pada tahun pertama.

Saat masih berusia 23 tahun, perusahaan go public dengan berhasil menjual saham senilai US$30 juta - US$18 juta masuk ke kantong pribadinya. Empat tahun kemudian, Dell mendapat gelar sebagai CEO termuda yang pernah memimpin sebuah perusahaan Fortune 500. Kekayaan bersih Dell saat ini ditaksir mencapai US$ 18,9 miliar.

8. Steve Ballmer

Steve Ballmer putus sekolah bisnis di Stanford pada1980 untuk bergabung temannya Bill Gates di Microsoft. Saat itu, dia diberi posisi sebagai manajer bisnis perusahaan, dengan gaji US$50.000 dan saham di perusahaan.

Selama masa jabatannya, Ballmer menjabat sebagai wakil presiden pemasaran, wakil presiden sistem software, dan wakil presiden eksekutif penjualan dan dukungan. Ia menjadi CEO Microsoft pada 2000 setelah Gates mengundurkan diri, dan ia menjalankan bisnis raksasa perangkat lunak itu sampai Satya Nadella menggantikannya pada 2014.

Setelah mengundurkan diri sebagai CEO, Ballmer memenuhi mimpinya memiliki sebuah franchise NBA, membayar US$2 miliar dalam kesepakatan untuk membeli Los Angeles Clippers.

Kabar terakhir menyebut Ballmer membeli 4persen saham Twitter. Kekayaan bersih Ballmer menurut Wealth-X mencapai US$26,3 miliar.

 

Related

Komentar

Trending Now

Recommended

What Next

More From Inspiratory Section